Delapantour.com – Lampung Selatan, pengalaman mengikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Kota Baru, Jati Agung, menjadi bagian yang berkesan bagi saya. Kegiatan tersebut berlangsung pada 22 September 2026 sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Pramuka tingkat daerah Lampung.
Saya melihat kegiatan Pramuka ini bukan sekadar apel biasa. Sejak rangkaian kegiatan berlangsung pada 20–22 September 2026, suasana kebersamaan terasa melalui berbagai agenda yang melibatkan anggota Pramuka dari sejumlah pangkalan.
Selain itu, saya menikmati suasana peringatan Hari Pramuka yang membawa semangat persaudaraan, kedisiplinan, kemandirian, dan pengabdian. Karena itu, pengalaman mengikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65 memberi saya kesempatan untuk melihat kembali pentingnya kebersamaan dalam kegiatan kepramukaan.
Pengalaman Mengikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65
Saya mengikuti rangkaian kegiatan yang berpusat di Buperda Kota Baru, Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Lokasi tersebut menjadi pusat peringatan Hari Pramuka tingkat daerah Lampung selama tiga hari.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan menghadirkan perkemahan Pramuka, bazar Siaga, dan kirab panji. Selain itu, terdapat kegiatan ziarah makam tokoh Pramuka, renungan, serta ulang janji.
Bagi saya, rangkaian tersebut membuat peringatan terasa lebih lengkap. Saya tidak hanya melihat satu kegiatan utama, tetapi juga memahami bahwa peringatan Hari Pramuka memiliki banyak kegiatan yang menyatukan anggota dari berbagai pangkalan.
Kemudian, Apel Besar menjadi puncak rangkaian pada 22 September 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan pengurus Kwartir Cabang se-Kwarda Lampung dan anggota Pramuka dari berbagai pangkalan.
Suasana Kebersamaan di Buperda Kota Baru
Salah satu hal yang saya rasakan selama mengikuti kegiatan adalah kuatnya suasana kebersamaan. Anggota Pramuka dari berbagai pangkalan hadir dalam satu rangkaian peringatan di Buperda Kota Baru.
Sementara itu, kehadiran peserta perkemahan dan anggota Pramuka di wilayah Jati Agung membuat kegiatan semakin terasa sebagai pertemuan besar keluarga Pramuka di Lampung. Saya melihat semangat kebersamaan menjadi bagian penting dari seluruh rangkaian.
Selain itu, kegiatan tersebut mengingatkan saya pada nilai Tri Satya dan Dasa Darma. Nilai-nilai itu menjadi bagian dari kehidupan Gerakan Pramuka dan mengajarkan pentingnya sikap disiplin, mandiri, serta peduli terhadap lingkungan sekitar.
Meskipun kegiatan berlangsung dalam rangka peringatan Hari Pramuka, suasananya tidak hanya terasa formal. Ada semangat berkumpul dan saling menguatkan yang membuat pengalaman ini terasa berbeda.
Melihat Pemimpin Pramuka Lampung dalam Apel
Dalam Apel Besar tersebut, Kak Rahmat Mirzani Djausal bertindak sebagai Pembina Upacara. Ia menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Lampung sekaligus Gubernur Lampung.
Sementara itu, Kak Jihan Nurlela turut hadir sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung. Ia juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Lampung dan hadir bersama jajaran pengurus Kwarda Lampung.
Bagi saya, kehadiran jajaran pengurus tersebut memperlihatkan bahwa Apel Besar menjadi agenda penting dalam rangkaian Hari Pramuka tingkat daerah. Selain itu, kegiatan ini mempertemukan berbagai unsur Gerakan Pramuka di Lampung dalam satu tempat.
Tema yang Mengingatkan Saya pada Peran Generasi Muda
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menjadi bagian yang menarik perhatian saya selama mengikuti kegiatan.
Menurut saya, tema tersebut mengingatkan bahwa kegiatan kepemudaan juga memiliki kaitan dengan kehidupan masyarakat. Selain itu, semangat kemandirian dan pengabdian menjadi nilai yang tetap penting dalam Gerakan Pramuka.
Karena itu, saya melihat peringatan ini bukan hanya sebagai kegiatan tahunan. Semangat persaudaraan, kedisiplinan, kemandirian, dan pengabdian menjadi pesan penting yang terasa dalam rangkaian kegiatan.
Kemudian, semangat tersebut semakin terasa melalui kegiatan perkemahan, bazar Siaga, kirab panji, ziarah makam tokoh Pramuka, renungan, dan ulang janji. Setiap kegiatan menjadi bagian dari rangkaian yang mengantarkan peserta menuju Apel Besar.
Pelajaran dari Pengalaman Mengikuti Kegiatan Pramuka
Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa kebersamaan memiliki tempat penting dalam kegiatan Pramuka. Pertemuan anggota dari berbagai pangkalan memperlihatkan bagaimana sebuah kegiatan dapat mempertemukan banyak orang dalam semangat yang sama.
Selain itu, saya semakin memahami pentingnya disiplin dan kemandirian. Kedua nilai tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan di lingkungan Pramuka, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Saya juga mendapatkan pelajaran tentang pengabdian. Gerakan Pramuka membawa semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan demikian, pengalaman mengikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tidak berhenti pada kegiatan apel. Saya membawa kesan tentang persaudaraan, kebersamaan, dan nilai-nilai kepramukaan yang terasa sepanjang rangkaian kegiatan.
Kesimpulan Pengalaman Mengikuti Hari Pramuka
Pada akhirnya, pengalaman mengikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65 di Buperda Kota Baru menjadi pengalaman yang berkesan bagi saya. Rangkaian kegiatan pada 20–22 September 2026 menghadirkan berbagai agenda kepramukaan dalam suasana kebersamaan.
Selain itu, tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” memberikan warna tersendiri dalam peringatan tahun ini. Saya melihat semangat persaudaraan, kedisiplinan, kemandirian, dan pengabdian tetap menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.
Akhirnya, kegiatan ini meninggalkan pelajaran bagi saya tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan terus mengamalkan Tri Satya serta Dasa Darma. Pengalaman tersebut membuat saya semakin menghargai nilai yang hadir dalam kegiatan Pramuka.
FAQ Pengalaman Mengikuti Hari Pramuka
Di mana Apel Besar Hari Pramuka ke-65 berlangsung?
Apel Besar berlangsung di Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Kota Baru, Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Kapan rangkaian kegiatan Hari Pramuka berlangsung?
Rangkaian peringatan berlangsung pada 20–22 September 2026. Apel Besar menjadi puncak kegiatan pada 22 September 2026.
Apa saja kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan?
Rangkaian kegiatan mencakup perkemahan Pramuka, bazar Siaga, kirab panji, ziarah makam tokoh Pramuka, renungan, dan ulang janji.
Apa tema Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026?
Tema yang diusung yaitu “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Apa pelajaran yang saya dapat dari kegiatan tersebut?
Saya mendapatkan pelajaran tentang pentingnya persaudaraan, kedisiplinan, kemandirian, pengabdian, serta semangat untuk terus mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma.








