DelapanTour.comDelapanTour.com
Berita Investasi
Beranda » Blog » Batas Minimum BEI Berubah, Saham GOTO Dibayangi Tekanan Jual

Batas Minimum BEI Berubah, Saham GOTO Dibayangi Tekanan Jual

Batas Minimum BEI Berubah, Saham GOTO Dibayangi Tekanan Jual
Ilustrasi: Batas Minimum BEI Berubah Saham GOTO Dibayangi Tekanan Jual

Delapantour.comJakarta, saham GOTO berpotensi menghadapi tekanan setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkaji penurunan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per saham. Perubahan tersebut dapat membuka ruang bagi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk untuk bergerak di bawah level gocap.

Saham GOTO tercatat berada di level Rp50 selama sekitar empat bulan sejak 5 Mei 2026. Jika aturan baru diterapkan, investor yang masih menahan saham pada level tersebut berpotensi mengalami kerugian yang belum terealisasi atau floating loss.

BEI masih menunda penerapan kebijakan tersebut karena menunggu kesiapan seluruh anggota bursa. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, 83 anggota bursa telah siap setelah mengikuti dua kali uji coba perdagangan, sedangkan delapan anggota lainnya masih dalam tahap persiapan.

Saham GOTO Berpotensi Menguji Level Rp20

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta memperkirakan saham GOTO dapat menguji level Rp20 hingga Rp30 apabila batas bawah Rp50 dicabut. Dalam skenario tekanan jual yang lebih kuat, saham tersebut bahkan berpotensi bergerak menuju kisaran Rp10 hingga Rp20.

Nafan menilai pencabutan batas minimum dapat meningkatkan volatilitas saham GOTO dalam jangka pendek. Namun, kebijakan itu juga berpeluang menciptakan proses pembentukan harga atau price discovery yang lebih mencerminkan keseimbangan pasokan dan permintaan.

Ia memberikan rekomendasi “NOT RATED” untuk GOTO. Menurutnya, arah pergerakan saham akan sangat bergantung pada likuiditas, keseimbangan permintaan dan penawaran, serta aksi investor besar.

Antrean Jual Mencapai Sekitar 400 Juta Lot

Tekanan jual terlihat dari antrean perdagangan saham GOTO. Berdasarkan data intraday BEI pada pukul 11.26 WIB, antrean jual tercatat sekitar 400,46 juta lot.

Besarnya antrean tersebut menunjukkan adanya overhang supply yang masih membebani saham GOTO. Ketika batas harga Rp50 dicabut, pemegang saham yang sebelumnya tertahan di level gocap memiliki ruang untuk menjual pada harga yang lebih rendah.

Di sisi lain, transaksi di pasar negosiasi menunjukkan saham GOTO berpindah tangan pada kisaran Rp23 hingga Rp25 per saham. Nafan menyebut kisaran tersebut dapat menjadi salah satu referensi dalam proses price discovery apabila aturan baru mulai berlaku.

Floating Loss Telkomsel Berpotensi Meningkat

Penurunan harga GOTO juga dapat memperbesar kerugian mark-to-market sejumlah pemegang saham. Telkomsel tercatat memiliki sekitar 23,72 miliar saham GOTO dengan harga perolehan sekitar Rp270 per saham.

Pada harga GOTO Rp50, selisih terhadap harga perolehan mencapai sekitar Rp220 per saham. Dengan jumlah kepemilikan tersebut, potensi floating loss secara sederhana diperkirakan sekitar Rp5,22 triliun.

Jika harga turun ke Rp25, estimasi kerugian mark-to-market meningkat menjadi sekitar Rp5,81 triliun. Sementara itu, apabila harga mencapai Rp20, angkanya dapat berada di sekitar Rp5,93 triliun.

Namun, angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan harga perolehan dan jumlah saham yang dilaporkan. Nilai itu tidak otomatis menjadi kerugian terealisasi selama saham belum dijual.

Kinerja Perseroan Tetap Menjadi Perhatian

Selain faktor teknis dan kebijakan bursa, investor juga perlu mencermati fundamental GoTo. Perseroan membukukan laba bersih Rp608 miliar pada semester pertama 2026.

Meski demikian, prospek EBITDA GoTo sepanjang 2026 masih menghadapi tekanan. Perseroan juga melakukan penyesuaian terhadap panduan kinerja atau guidance.

Dengan demikian, pergerakan saham GOTO ke depan akan dipengaruhi oleh penerapan aturan batas minimum, kondisi antrean jual, likuiditas, serta perkembangan kinerja perseroan. Investor perlu membedakan antara penurunan harga pasar dan kerugian yang benar-benar terealisasi.

Bagikan

Pengalaman PKL di Agen Tour dan Travel Bandar Lampung

Pengalaman PKL di Agen Tour dan Travel Bandar Lampung

Kunjungi Artikel