OJK Siapkan Konversi dan Merger untuk Perbesar Bank Syariah

Bagikan artikel
WhatsApp Facebook

delapantour.com – Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan Indonesia memiliki lima bank syariah beraset besar, termasuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). OJK memperkirakan target itu dapat tercapai paling lambat pada 2027.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya ingin melihat lebih banyak bank syariah memiliki skala usaha yang mendekati BSI. Menurut dia, upaya menuju target tersebut sedang berjalan.

“Saya ingin melihat ada lima bank yang paling tidak dekat dengan BSI, dan itu sedang mengarah ke sana. Nanti insya Allah mungkin kalau tidak 2026, 2027 realisasinya itu mungkin sudah tercapai,” ujar Dian usai seremoni peluncuran Roadmap Pengembangan & Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) di Bali, Jumat, 2 Oktober 2026.

Opsi pembentukan bank syariah beraset besar

OJK menyebut pembentukan bank-bank syariah berskala besar dapat ditempuh melalui beberapa skema. Di antaranya, bank konvensional beralih sepenuhnya menjadi bank syariah atau melalui pemisahan unit usaha, yang dikenal sebagai spin-off.

Kedua jalur tersebut membuka pilihan berbeda bagi pembentukan bank syariah. Konversi penuh mengubah bank konvensional menjadi bank syariah, sedangkan spin-off memisahkan unit usaha syariah. Namun, materi yang disampaikan Dian tidak merinci bank mana yang akan menggunakan skema tertentu.

Target lima bank juga menunjukkan bahwa OJK ingin mendorong perkembangan skala usaha lebih luas, bukan hanya keberadaan BSI sebagai bank syariah terbesar saat ini. Dian menyampaikan ukuran yang diharapkan adalah bank-bank lain setidaknya memiliki skala yang mendekati BSI.

Bank hasil spin-off kecil didorong merger

Selain membuka opsi pembentukan, OJK menyoroti ukuran usaha bank syariah yang lahir melalui spin-off. Jika hasil pemisahan tersebut masih berskala kecil, OJK akan mewajibkan bank itu melakukan merger dengan bank lain.

“Tapi yang pasti, kalau itu misalnya spin-off itu akan kecil, pasti akan kita wajibkan untuk merger, gitu, dengan bank lain,” kata Dian. Pernyataan itu menegaskan bahwa pemisahan unit usaha tidak cukup hanya menghasilkan entitas baru; skala usaha juga menjadi perhatian OJK.

Dengan demikian, merger menjadi salah satu langkah yang disebut OJK untuk menangani bank hasil spin-off yang dinilai kecil. Dian tidak menyebut nama bank yang akan menjalani proses tersebut maupun rincian waktu pelaksanaannya.

BSI menjadi acuan skala usaha

BSI saat ini tercatat sebagai bank syariah terbesar di Indonesia. Aset perseroan naik 11,64% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp456 triliun pada akhir 2025.

Angka aset tersebut memberi gambaran mengenai skala BSI yang menjadi pembanding dalam target OJK. Namun, OJK belum menyampaikan ukuran aset tertentu yang harus dicapai bank lain agar dianggap mendekati BSI.

Target lima bank itu mencakup BSI dan bank-bank lain yang diharapkan memiliki skala usaha serupa. OJK memperkirakan realisasinya mungkin berlangsung pada 2026 atau 2027, dengan konsolidasi sebagai salah satu opsi bagi bank hasil spin-off yang berukuran kecil.

Kategori:
Tags:
JELAJAHI INDONESIA

Booking Paket Wisata

Sudah punya tujuan liburan? Ceritakan rencana perjalanan Anda dan tim kami akan membantu menyiapkan pilihan yang sesuai.

Booking sekarang
5 Tempat Wisata Gratis di Yogyakarta, Cocok untuk Liburan Hemat

5 Tempat Wisata Gratis di Yogyakarta, Cocok untuk Liburan Hemat

Kunjungi Artikel