Jepang Jadi Negara Terbaik untuk Wisata 2026, Indonesia Masuk 25 Besar Dunia

Bagikan artikel
WhatsApp Facebook

DelapanTour.com – Jepang, Jepang menempati posisi pertama sebagai negara terbaik untuk wisata dan perjalanan dalam Travel & Tourism Development Index 2026 yang dirilis World Economic Forum. Pencapaian ini menunjukkan daya saing Jepang dalam mengembangkan sektor pariwisata, mulai dari transportasi hingga keamanan bagi wisatawan.

Indeks tersebut menilai berbagai faktor yang mendukung perkembangan pariwisata secara berkelanjutan dan tangguh. Penilaian mencakup infrastruktur transportasi udara, daya saing harga, keselamatan, keamanan, serta kemudahan wisatawan dalam menjangkau berbagai destinasi.

Sementara itu, Indonesia juga berhasil masuk dalam daftar 25 negara terbaik untuk wisata dan perjalanan. Indonesia menempati peringkat ke-23 dengan skor 4,55. Posisi ini turun satu tingkat dibandingkan penilaian 2024, tetapi Indonesia telah naik 12 peringkat sejak 2019.

Jepang Menjadi Negara Terbaik untuk Wisata 2026

Travel & Tourism Development Index 2026 menempatkan Jepang di puncak daftar setelah negara tersebut naik dua peringkat. Jepang berhasil menggeser Amerika Serikat dan Spanyol yang sebelumnya berada di posisi lebih tinggi dalam penilaian 2024.

Pada laporan 2024, Jepang menempati peringkat ketiga di bawah Amerika Serikat dan Spanyol. Namun, perkembangan sektor pariwisata Jepang membawanya ke posisi pertama dalam penilaian terbaru.

Selain memiliki destinasi populer, Jepang menawarkan jaringan transportasi umum yang mendukung mobilitas wisatawan. Kereta, jalur transportasi antarkota, serta layanan perjalanan yang terintegrasi membantu pengunjung menjelajahi berbagai wilayah dengan lebih mudah.

Penilaian indeks juga mempertimbangkan harga hotel, persyaratan visa, jumlah Situs Warisan Dunia UNESCO, serta pemerataan kegiatan pariwisata. Dengan demikian, posisi teratas tidak hanya mencerminkan popularitas destinasi, tetapi juga kesiapan negara dalam mendukung perjalanan wisata.

World Economic Forum menilai total 110 negara dalam indeks tersebut. Setiap negara memperoleh penilaian berdasarkan sejumlah indikator yang menggambarkan kemampuan sektor perjalanan dan pariwisatanya untuk tumbuh secara berkelanjutan.

Kunjungan Wisatawan ke Jepang Mencapai Rekor

Salah satu perkembangan penting datang dari jumlah kunjungan wisatawan internasional. Jepang menyambut 42,7 juta pengunjung mancanegara sepanjang 2025, sebuah rekor yang turut memperkuat posisi negara tersebut dalam persaingan pariwisata global.

Selain mengembangkan destinasi terkenal, Organisasi Pariwisata Nasional Jepang turut mempromosikan berbagai kawasan regional. Upaya tersebut membantu memperkenalkan pilihan perjalanan di luar pusat wisata yang sudah populer.

Tokyo, Hiroshima, dan Osaka tetap menjadi nama yang dikenal wisatawan internasional. Namun, promosi destinasi regional membuka peluang bagi pengunjung untuk mengenal sisi Jepang yang lebih beragam, termasuk kehidupan lokal dan karakter setiap wilayah.

Strategi diversifikasi destinasi juga berpotensi membantu penyebaran kunjungan wisatawan. Ketika wisatawan menjelajahi lebih banyak wilayah, aktivitas ekonomi pariwisata dapat menjangkau masyarakat di luar pusat keramaian utama.

Meski begitu, tingginya jumlah kunjungan tetap menuntut pengelolaan yang baik. Negara tujuan wisata perlu menjaga kualitas layanan, keamanan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan agar pertumbuhan pariwisata dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Australia Naik Peringkat, Asia-Pasifik Semakin Kuat

Perubahan peringkat juga terjadi pada negara lain. Australia naik dua posisi hingga menempati peringkat keempat, tepat di belakang Spanyol. Pencapaian ini membuat Australia melewati Prancis dan Jerman dalam daftar terbaru.

Pergeseran tersebut mencerminkan peningkatan permintaan perjalanan serta kapasitas pariwisata di kawasan Asia-Pasifik. Kawasan ini terus memperkuat pemulihan setelah sejumlah negara mengalami keterlambatan dalam membuka kembali perjalanan internasional pascapandemi.

Selain Jepang dan Australia, sejumlah negara Asia juga masuk dalam daftar 25 besar. China berada di peringkat kedelapan, Korea Selatan di posisi ke-12, sedangkan Singapura menempati peringkat ke-13.

Kehadiran negara-negara tersebut memperlihatkan persaingan pariwisata yang semakin beragam. Infrastruktur, kemudahan akses, daya tarik budaya, dan kualitas layanan menjadi bagian penting dalam upaya menarik wisatawan internasional.

Daftar 25 Negara Terbaik untuk Wisata dan Perjalanan

Berikut daftar 25 negara dengan peringkat tertinggi menurut Travel & Tourism Development Index 2026:

  1. Jepang
  2. Amerika Serikat
  3. Spanyol
  4. Australia
  5. Prancis
  6. Jerman
  7. Inggris
  8. China
  9. Swiss
  10. Italia
  11. Portugal
  12. Korea Selatan
  13. Singapura
  14. Kanada
  15. Austria
  16. Denmark
  17. Belanda
  18. Swedia
  19. Finlandia
  20. Irlandia
  21. Yunani
  22. Uni Emirat Arab
  23. Indonesia
  24. Belgia
  25. Selandia Baru

Daftar tersebut memperlihatkan dominasi negara-negara Eropa dalam kelompok 25 besar. Namun, negara-negara Asia-Pasifik juga menunjukkan daya saing yang kuat melalui posisi Jepang, Australia, China, Korea Selatan, Singapura, dan Indonesia.

Indonesia Berada di Peringkat ke-23 Dunia

Indonesia menempati peringkat ke-23 dalam indeks 2026 dengan skor 4,55. Hasil ini menempatkan Indonesia dalam kelompok 25 negara terbaik untuk perjalanan dan pariwisata, meskipun peringkatnya turun satu tingkat dibandingkan laporan 2024.

Jika melihat perkembangan sejak 2019, Indonesia justru mencatat kemajuan yang berarti. Posisi Indonesia telah meningkat sebanyak 12 peringkat dalam rentang penilaian tersebut.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di posisi kedua setelah Singapura yang menempati peringkat ke-13 dunia. Perbandingan ini menunjukkan bahwa kedua negara memiliki posisi penting dalam persaingan pariwisata regional.

Indonesia memiliki beragam potensi wisata, mulai dari pantai, pegunungan, taman nasional, hingga destinasi budaya dan sejarah. Keragaman tersebut memberikan pilihan perjalanan bagi wisatawan dengan minat yang berbeda.

Namun, potensi alam dan budaya saja tidak cukup untuk memperkuat posisi Indonesia. Peningkatan kualitas transportasi, kemudahan akses, keamanan, kebersihan, dan layanan wisata juga berperan dalam membangun pengalaman perjalanan yang lebih baik.

Selain itu, pemerataan kunjungan ke berbagai daerah dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Promosi destinasi di luar lokasi yang sudah terkenal juga dapat memperluas pilihan perjalanan sekaligus membantu pelaku usaha pariwisata daerah.

Apa Arti Peringkat Ini bagi Wisatawan?

Peringkat dalam indeks pariwisata dapat menjadi salah satu referensi bagi wisatawan ketika memilih negara tujuan. Namun, peringkat tersebut bukan satu-satunya penentu kenyamanan perjalanan karena setiap orang memiliki kebutuhan, anggaran, dan minat yang berbeda.

Jepang, misalnya, menawarkan pengalaman perkotaan, budaya tradisional, kuliner, serta perjalanan antarkawasan. Sementara itu, Indonesia memiliki pilihan wisata alam dan budaya yang tersebar di berbagai pulau.

Karena itu, wisatawan sebaiknya mempertimbangkan biaya perjalanan, musim kunjungan, akses transportasi, aturan masuk, serta kegiatan yang ingin dilakukan. Perencanaan yang matang membantu wisatawan memilih destinasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bagi Indonesia, hasil indeks 2026 juga dapat menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas sektor pariwisata. Dengan pelayanan yang semakin baik dan pengelolaan destinasi yang bertanggung jawab, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat daya saingnya di tingkat internasional.

Kesimpulan

Jepang memimpin Travel & Tourism Development Index 2026 setelah naik dua peringkat dan mencatat 42,7 juta kunjungan internasional pada 2025. Australia juga memperbaiki posisinya, sedangkan sejumlah negara Asia-Pasifik memperlihatkan perkembangan dalam persaingan pariwisata dunia.

Indonesia berada di peringkat ke-23 dengan skor 4,55. Walaupun turun satu posisi dibandingkan 2024, Indonesia telah naik 12 peringkat sejak 2019 dan menempati posisi kedua di Asia Tenggara setelah Singapura.

Hasil ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki ruang untuk memperkuat daya saing pariwisata. Peningkatan akses, kualitas layanan, keamanan, dan promosi destinasi daerah dapat mendukung pertumbuhan pariwisata yang lebih merata dan berkelanjutan.

FAQ

Negara apa yang menjadi tujuan wisata terbaik pada 2026?

Jepang menempati peringkat pertama dalam Travel & Tourism Development Index 2026 dari World Economic Forum.

Indonesia berada di peringkat berapa dalam indeks pariwisata 2026?

Indonesia menempati peringkat ke-23 dunia dengan skor 4,55.

Berapa jumlah wisatawan internasional yang berkunjung ke Jepang pada 2025?

Jepang menyambut 42,7 juta pengunjung internasional sepanjang 2025.

Negara Asia Tenggara mana yang berada di atas Indonesia?

Singapura berada di atas Indonesia. Singapura menempati peringkat ke-13 dunia, sedangkan Indonesia berada di posisi ke-23.

Apa saja faktor yang dinilai dalam indeks pariwisata tersebut?

Indeks ini mempertimbangkan faktor seperti transportasi udara, daya saing harga, keselamatan, keamanan, harga hotel, persyaratan visa, efisiensi transportasi umum, Situs Warisan Dunia UNESCO, dan persebaran kegiatan pariwisata.

[/CONTENT]

Kategori:
JELAJAHI INDONESIA

Booking Paket Wisata

Sudah punya tujuan liburan? Ceritakan rencana perjalanan Anda dan tim kami akan membantu menyiapkan pilihan yang sesuai.

Booking sekarang
5 Tips Mendaki Gunung agar Tidak Mudah Lelah dan Tetap Fokus

5 Tips Mendaki Gunung agar Tidak Mudah Lelah dan Tetap Fokus

Kunjungi Artikel