Delapantour.com – Kabupaten Serang, Banten, Gunung Santri menjadi salah satu kawasan wisata religi dan ziarah yang ramai dikunjungi masyarakat. Kawasan ini berada di Kampung Merapit, Desa Ukirsari, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten.
Meski menyandang nama gunung, Gunung Santri sebenarnya merupakan sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 500 hingga 600 meter di atas permukaan laut. Selain menjadi tempat ziarah, kawasan ini juga menawarkan pemandangan alam dari bagian atas bukit.
Terlebih lagi, suasana kawasan membuat Gunung Santri ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan dan hari-hari besar Islam. Pengunjung dapat melakukan ziarah sekaligus menikmati perjalanan menaiki ratusan anak tangga menuju area puncak.
Gunung Santri Menjadi Tujuan Wisata Religi
Daya tarik utama Gunung Santri terletak pada makam Syekh Muhammad Sholeh yang berada di puncak bukit. Masyarakat juga mengenal tokoh tersebut dengan sebutan Syekh Gunung Santri.
Syekh Muhammad Sholeh dikenal sebagai ulama penyebar agama Islam pada masa awal Kesultanan Banten. Ia juga dikenal sebagai murid Sunan Ampel dan Sunan Gunung Jati serta penasihat Sultan Maulana Hasanuddin.
Karena itu, keberadaan makam tersebut membuat Gunung Santri memiliki nilai penting bagi kegiatan ziarah. Pengunjung datang untuk berziarah sekaligus mengenal sejarah perkembangan Islam di kawasan Banten.
Perjalanan Menuju Puncak Gunung Santri
Pengunjung perlu menaiki sekitar 500 anak tangga untuk mencapai bagian atas bukit. Jalurnya memiliki kemiringan yang dapat mencapai sekitar 50 derajat, sehingga perjalanan membutuhkan tenaga dan kehati-hatian.
Selanjutnya, setelah mencapai area atas, pengunjung dapat menikmati panorama alam di sekitar kawasan. Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tambahan setelah perjalanan melewati jalur tangga.
Selain menikmati suasana alam, pengunjung juga dapat menemukan deretan warung kuliner lokal di sekitar area atas. Dengan demikian, perjalanan ziarah dapat dilengkapi dengan waktu beristirahat dan menikmati makanan yang tersedia.
Masjid Beji Menambah Nilai Sejarah Kawasan
Di sekitar kaki bukit terdapat Masjid Beji atau Baitul Muttaqin. Bangunan tersebut tercatat sebagai cagar budaya Banten dan menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian pengunjung di kawasan Gunung Santri.
Masjid Beji dibangun pada tahun 1888 oleh Kiai Haji Wasyid. Keberadaannya menambah unsur sejarah dalam perjalanan wisata religi di kawasan tersebut.
Sementara itu, perpaduan antara makam ulama, bangunan bersejarah, jalur pendakian, dan panorama alam membuat Gunung Santri memiliki beberapa daya tarik dalam satu kawasan. Pengunjung dapat mengenal sisi religi sekaligus menikmati lingkungan perbukitan.
Lokasi dan Informasi Kunjungan
Gunung Santri berada di Kampung Merapit, Desa Ukirsari, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten. Lokasi ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ziarah sekaligus mengunjungi kawasan wisata alam.
Kawasan Gunung Santri tercatat buka selama 24 jam setiap hari. Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk, tetapi perlu menyiapkan biaya parkir sekitar Rp2.000 hingga Rp5.000 serta infak sukarela.
Berikut beberapa informasi yang perlu diperhatikan sebelum berkunjung:
- Lokasi berada di Kampung Merapit, Desa Ukirsari, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten.
- Kawasan buka 24 jam setiap hari.
- Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk.
- Biaya parkir berkisar Rp2.000 hingga Rp5.000.
- Jalur menuju puncak memiliki sekitar 500 anak tangga.
- Kemiringan jalur dapat mencapai sekitar 50 derajat.
Namun, pengunjung sebaiknya menyesuaikan kondisi fisik dengan jalur yang tersedia. Selanjutnya, persiapan sederhana seperti membawa air minum dan mengenakan alas kaki yang nyaman dapat membantu perjalanan menuju area atas bukit.
Gunung Santri Memadukan Ziarah dan Panorama Alam
Gunung Santri menawarkan pengalaman wisata yang memadukan kegiatan religi dengan suasana alam perbukitan. Makam Syekh Muhammad Sholeh menjadi tujuan utama bagi peziarah, sementara jalur menuju puncak memberikan pengalaman perjalanan tersendiri.
Di sisi lain, keberadaan Masjid Beji turut memperkaya nilai sejarah kawasan. Pengunjung juga dapat menikmati panorama alam serta kuliner lokal setelah mencapai area atas bukit.
Pada akhirnya, Gunung Santri tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga kawasan yang mempertemukan unsur sejarah, religi, dan alam. Karena itu, tempat ini menjadi salah satu tujuan yang dapat dikunjungi ketika menjelajahi kawasan wisata di Kabupaten Serang dan sekitarnya.




