DelapanTour.com – Jakarta, empat negara Asia berhasil masuk dalam daftar 10 negara paling ramah di dunia bagi wisatawan melalui ajang Readers’ Choice Awards 2026. Indonesia menjadi salah satu negara dengan pencapaian tertinggi setelah menempati peringkat keempat dengan skor 97,5 dari 100 poin.
Selain Indonesia, tiga negara Asia lainnya juga memperoleh pengakuan dalam penghargaan tahunan tersebut. Bhutan menempati peringkat kelima, Thailand berada di posisi kesembilan, sedangkan India melengkapi daftar sepuluh besar.
Penghargaan ini diselenggarakan oleh majalah perjalanan asal Inggris, Condé Nast Traveller. Hasilnya mencerminkan penilaian pembaca terhadap keramahan masyarakat di berbagai negara yang mereka kunjungi.
Pencapaian tersebut menjadi kabar positif bagi pariwisata Asia. Sebab, keramahan penduduk lokal menjadi salah satu pengalaman penting yang dapat membentuk kesan wisatawan selama perjalanan.
Readers’ Choice Awards 2026 Menilai Keramahan Negara
Readers’ Choice Awards merupakan penghargaan tahunan yang melibatkan pembaca Condé Nast Traveller. Dalam edisi 2026, penyelenggara mengumpulkan penilaian responden melalui survei pada 1 April hingga 30 Juni 2026.
Pembaca memberikan penilaian terhadap berbagai kategori perjalanan. Mereka menggunakan skala lima tingkat, mulai dari excellent atau sangat bagus hingga poor atau buruk.
Selanjutnya, penyelenggara menghitung nilai rata-rata dari seluruh penilaian. Mereka kemudian mengonversinya menjadi skor persentase untuk menentukan peringkat akhir setiap negara.
Dengan demikian, daftar ini tidak hanya menggambarkan popularitas sebuah destinasi. Penilaian tersebut juga menyoroti pengalaman wisatawan ketika berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Keramahan penduduk dapat muncul melalui banyak hal sederhana. Misalnya, sambutan hangat, kesediaan membantu pengunjung, kebiasaan berbagi makanan, hingga interaksi sehari-hari di lingkungan masyarakat.
Indonesia Raih Peringkat Keempat dengan Skor 97,5
Indonesia berhasil menempati posisi keempat dalam daftar negara paling ramah di dunia. Negara kepulauan ini memperoleh skor 97,5 dari total 100 poin.
Condé Nast Traveller menyoroti budaya gotong royong sebagai salah satu gambaran keramahan masyarakat Indonesia. Tradisi tersebut mencerminkan semangat kerja sama untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Nilai gotong royong juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat kerap saling membantu dan membangun hubungan sosial yang erat di lingkungan tempat tinggal mereka.
Wisatawan dapat merasakan suasana tersebut melalui berbagai pengalaman lokal. Salah satunya dengan menikmati makanan di warung milik keluarga sambil berbincang dengan pemiliknya.
Selain itu, pengunjung dapat mengenal kehidupan masyarakat melalui percakapan dengan tetua desa. Kunjungan ke rumah tradisional juga memberikan kesempatan untuk memahami kebiasaan dan budaya setempat.
Pengalaman semacam ini menghadirkan sisi lain perjalanan wisata. Wisatawan tidak hanya menikmati pemandangan alam atau mengunjungi objek populer, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat lokal.
Indonesia memiliki keragaman budaya yang tersebar di berbagai daerah. Setiap wilayah menawarkan tradisi, bahasa, makanan, dan kebiasaan sosial yang berbeda.
Karena itu, keramahan masyarakat menjadi bagian penting dari pengalaman menjelajahi berbagai destinasi Nusantara. Interaksi sederhana bahkan dapat meninggalkan kenangan yang kuat bagi pengunjung.
Bhutan dan Thailand Juga Masuk Daftar
Bhutan menempati peringkat kelima dengan skor 97,23. Negara yang berada di kawasan Pegunungan Himalaya ini memiliki tradisi menyambut tamu melalui kebiasaan open doors.
Tradisi tersebut mencerminkan keterbukaan masyarakat terhadap pengunjung. Penduduk Bhutan juga mengenal kebiasaan menikmati hidangan bersama dan menyuguhkan teh kepada tamu.
Selain keramahan penduduknya, Bhutan menarik perhatian melalui konsep Gross National Happiness. Konsep ini menempatkan kebahagiaan masyarakat sebagai salah satu prioritas pembangunan negara.
Pendekatan tersebut memberikan karakter tersendiri bagi Bhutan. Negara ini tidak hanya menawarkan panorama pegunungan, tetapi juga kehidupan masyarakat dengan tradisi dan nilai sosial yang kuat.
Sementara itu, Thailand menempati posisi kesembilan dengan skor 96 poin. Negara Asia Tenggara ini sudah lama memperoleh julukan Land of Smiles atau Negeri Senyuman.
Julukan tersebut berkaitan dengan kesan ramah masyarakat Thailand terhadap pengunjung. Suasana tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan dari berbagai negara.
Thailand juga mampu menarik beragam kelompok pelancong. Wisatawan solo, pekerja digital nomad, hingga keluarga dapat menemukan pengalaman perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Di sisi lain, kekayaan budaya, kuliner, dan destinasi wisata turut memperkuat daya tarik negara tersebut. Keramahan masyarakat kemudian melengkapi pengalaman pengunjung selama berada di Thailand.
India Lengkapi 10 Besar Negara Paling Ramah
India menempati peringkat kesepuluh dengan skor 95,87. Negara di Asia Selatan ini memperoleh pengakuan melalui kebiasaan masyarakat yang mencerminkan rasa kebersamaan.
Menurut Condé Nast Traveller, keramahan masyarakat India dapat terlihat melalui tindakan sederhana. Misalnya, menawarkan secangkir teh chai kepada tamu atau menyajikan makanan rumahan.
Selain itu, masyarakat India juga mengenal sapaan namaste. Ucapan tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan ketika seseorang menyambut atau menyapa orang lain.
Kebiasaan berbagi makanan dan menyambut tamu menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial. Hal sederhana seperti secangkir teh pun dapat menjadi awal interaksi yang hangat.
India memiliki keragaman budaya dan tradisi yang sangat luas. Oleh karena itu, pengalaman wisatawan dapat berbeda ketika menjelajahi berbagai wilayah di negara tersebut.
Namun, keramahan masyarakat tetap menjadi salah satu unsur yang mendapat perhatian dalam penilaian penghargaan ini. Interaksi dengan penduduk lokal dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang kehidupan masyarakat India.
Daftar Lengkap 10 Negara Paling Ramah di Dunia 2026
Berdasarkan hasil Readers’ Choice Awards 2026, negara-negara dari berbagai kawasan dunia berhasil masuk dalam daftar sepuluh besar. Kosta Rika memimpin peringkat, sementara Selandia Baru dan Irlandia menempati posisi berikutnya.
Berikut daftar lengkap negara paling ramah di dunia bagi wisatawan menurut penghargaan tersebut:
- Kosta Rika – Peringkat pertama.
- Selandia Baru – Peringkat kedua.
- Irlandia – Peringkat ketiga.
- Indonesia – Peringkat keempat, skor 97,5.
- Bhutan – Peringkat kelima, skor 97,23.
- Portugal – Peringkat keenam.
- Italia – Peringkat ketujuh.
- Yunani – Peringkat kedelapan.
- Thailand – Peringkat kesembilan, skor 96.
- India – Peringkat kesepuluh, skor 95,87.
Daftar tersebut memperlihatkan bahwa keramahan masyarakat menjadi daya tarik wisata yang melampaui batas kawasan. Negara-negara dengan latar budaya berbeda mampu memberikan pengalaman positif melalui interaksi sehari-hari.
Keramahan Menjadi Nilai Penting Pariwisata
Pencapaian empat negara Asia dalam penghargaan ini memperlihatkan pentingnya hubungan antara wisatawan dan masyarakat lokal. Keindahan alam, bangunan bersejarah, serta fasilitas perjalanan memang menarik perhatian pengunjung.
Namun, pengalaman berinteraksi dengan penduduk setempat juga dapat menentukan kesan seseorang terhadap sebuah destinasi. Sambutan hangat dan bantuan sederhana sering kali menjadi bagian perjalanan yang sulit dilupakan.
Bagi Indonesia, posisi keempat menjadi pengakuan terhadap kekayaan nilai sosial masyarakat. Budaya gotong royong dan kebiasaan menyambut tamu dapat memperkuat pengalaman wisata di berbagai daerah.
Selain itu, penghargaan ini dapat menjadi pengingat bahwa pariwisata tidak hanya berkaitan dengan tempat yang dikunjungi. Sikap masyarakat, pelestarian budaya, dan hubungan antarmanusia turut membentuk kualitas sebuah perjalanan.
Pada akhirnya, keramahan menjadi salah satu kekuatan yang dapat membuat wisatawan ingin kembali. Indonesia memiliki modal sosial tersebut melalui keberagaman tradisi dan kehidupan masyarakatnya.
